Tampilkan postingan dengan label Kisah Teladan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kisah Teladan. Tampilkan semua postingan

Jimat Panglima Besar Jendral Sudirman

0 komentar
Assalamu'alaikum Wr Wb

gimana kabarnya  sobat blogger di sore yang juga sudah mulai masuk musim penghujan ini barang kali ada yang sudah mandi & Sholat Ashar ada yang baru pulang dari kerja dll
ok disini aku ada sedikit cerita jelang hari pahlawan 10 Nopember nanti (masih lama mas bro)
yaitu tentang jimat yang dimiliki oleh Panglima Besar Jendral Sudirman yang bergerilya dari jogja sampai kembali pulang ke jogja bersama ribuan prajurit yang setia diantara kita mungkin pernah melihat di youtube kalau jimat yang dimiliki beliau hanya 3 ternyata Jendra Besar Sudirman memiliki beberapa jimat yang mana beliau selalu lolos dari kepungan orang-orang Belanda jimat-jimat beliau diantaranya adalah :
1. Selalu Berwudhu
sebelum beliau bergerilya beliau selalu berwudhu bahkan ketika disaat beliau akan melanjutkan perjalanan bergerilya beliau selalu berwudhu tak jarang setiap kali beliau batal wudhu lagi batal lagi wudhu lagi dan seterusnya
2. Selalu Sholat diawal waktu bahkan beliau terkenal seorang yang suka sholat berjamaah ditengah-tengah perjalanan bergerilya ketika terdengar adzan untuk memasuki waktu sholat beliau segera memerintahkan salah satu prajuritnya untuk mencari sumber suara adzan tersebut dan mencari Masjid/Musholla setempat untuk melaksanakan sholat berjamaah dan ketika Masjid atau Musholla tempat beliau melaksanakan sholat berjamaah dikepung belanda beliau ditebengi oleh ratusan jamaah Masjid/Musholla tersebut
3. Mencintai Rakyat sepenuh hati
disamping beliau menjadi ujung tombak pimpinan TNI beliau juga seorang yang suka bermasyarakat kalau dimasa Rasulullah SAW kita selalu mendengar kisah sayyidina Umar Ibn Khattab Ra beliau setelah menjadi sahabat dan juga mertua Rasulullah selalu melindungi orang-orang yang lemah bahkan ketika menjadi khalifah

Kasih Sayang Seorang Nenek kepada kucing

2 komentar
Ini sebuah cerita tentang seorang nenek yang sudah ditinggal suaminya meninggal. Anaknya juga sudah meninggal karena tenggelam. Di rumahnya, nenek itu tinggal bersama kucing yang sangat banyak jumlahnya. Iya beliau memang penyayang kucing seperti Sahabat Abu Hurairah R.A. Bahkan saking dekat dan sayangnya beliau terhadap kucing, para kucing itu sudah seperti layaknya teman hidup yang sangat pengertian. Ada beberapa kucingnya yang kalau ingin kencing pasti berlari ke kamar mandi tanpa harus diperintah. Kalau mau buang Air Besar pun  mereka pasti keluar rumah dan menuju ke tempat mereka biasanya buang air besar. Jadi, soal kotoran tak perlu risau lagi. Seperti yang kita ketahui bahwa kotoran kucing adalah salah satu kotoran yang sangat bau, Bahkan konon bakteri yang ada dalam kotoran kucing itu tetap masih ada meski sudah kering dan bertahun-tahun tertimbun tanah. Terkadang kita sendiri berpikir kalau kucing-kucing yang dipelihara beliau itu lebih sopan dan pengertian daripada para tetangganya yang suka memandang sebelah mata yang terkadang suka menaruh curiga, dan lain sebagainya. Kehadiran kucing-kucing itulah yang selama ini menemaninya dalam kesendiriannya dan mengisi hari-hari tuanya seperti layaknya Sahabat Abu Hurairah R.A yang hari-hari bersama istrinya juga ditemani oleh kucing. Beliau curahkan kasih sayang dan perhatiannya kepada makhluk ciptaan Allah dan juga binatang kesayangan Rasulullah SAW dan Sahabat Abu Hurairah yang baginya bisa menumbuhkan rasa syukur dengan memberi makan, mengelus, menggendong atau menimangnya.
 
BloggerTheme by BloggerThemes | Design by 9thsphere