Tampilkan postingan dengan label humanitas. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label humanitas. Tampilkan semua postingan

Tradisi pulang kampung menjelang lebaran

0 komentar
tradisi pulang kampung alias mudik menjelang lebaran memang teramat sangat menyenangkan selain bertemu dengan sanak famili ketika menjelang penghujung bulan Romadhon sekaligus merupakan momen terindah untuk menjelang awal Hari raya idul fitri dimana biasanya terjadi 9 hari atau pada tanggal 19 Romadhon sampai tanggal 15 Syawal dan biasanya selain bertemu dengan sanak famili biasanya selain itu juga sebagai aktifitas pengisi liburan sekolah anak-anak yang memang ingin berlibur di kampung halaman orang tuanya dimana mereka pernah dibesarkan bersama-sama
dan biasanya tradisi ini identik dengan arus lalu lintas yang macet total di setiap titik di jalur yang memang 100% jalur macet
akan tetapi tidak sedikit yang menggunakan jalur tikus atau jalan pintas untuk menghindari kemacetan
nah disini ada beberapa tips agar perjalanan mudik tidak terganggu kemacetan
1. arahkan kendaraan ke jalur protokol sebelum kemacetan terjadi karena biasanya jalur protokol atau jalur utama rawan dengan macet dan kecelakaan dengan kecepatan secukupnya saja karena tanpa diduga biasanya akan bertemu dengan kendaraan lain yang sedang mengantri untuk jalan di jalur ini
2. aktifkan GPS di ponsel untuk memastikan bahwa jalur yang dilewati sesuai dengan arah tujuan dan memastikan tidak terjadi ketersesatan (atau dalam bahasa jawa "nyasar") kecuali kalau memang hapal benar jalurnya
3. kondisikan kendaraan dengan jalur yang dilewati karena biasanya kendaraan akan cepat mogok di tengah-tengah perjalanan

memberi solusi dalam menyelesaikan masalah

0 komentar
Assalamu'alaikum Warah matullahi Wabarakaatuh
Sobat blogger gimana kabarnya di pagi yang dingin ini
yang jelas ada yang sedang bekerja ada yang lagi jadi panitia MOS untuk Siswa Baru Madrasah Tsanawiyah ataupun Madrasah Aliyah dan lain-lain
nah sobat blogger pernah gak kalau mendapatkan masalah tapi tidak dikasih solusi atau jalan keluar
mungkin sobat heran padahal yang namanya masalah itu seharusnya di tutupi sebisa mungkin dicarikan jalan keluarnya atau solusinya
tetapi bila tidak dikasih solusi oleh orang yang dikenal mungkin
contoh
"Bisakah aku bekerja disini?" akan tetapi jawaban yang semestinya diberi mau aku kasih solusi
"kamu kerja di tempat temanku dan kamu bilang saja yang nyuruh temannya" akan tetapi kalau sebaliknya
contoh lagi
"Bisakah aku bekerja disini sebagai OB?"
tapi jawabannya mungkin 'maaf''
"maaf gak bisa bantu" atau mungkin "maaf gak ada tempat"
pernah Kholifah Usman Bin Affan di dalam pidato kenegeraannya berkata
"berikanlah saudaramu jalan keluar dari masalah yang menimpanya sekarang 
sebelum masalah yang besar menimpanya"
dan Rasulullah SAW bersabda
"sebaik-baik ummatku adalah yang suka membantu sesamanya ketika ada yang sedang tertimpa masalah dan seburuk-buruk ummatku adalah yang tidak mau memberi jalan keluar sesamanya ketika ada yang sedang tertimpa masalah"
jadi apakah hanya gara-gara sesuatu yang terdengar sangat sepele harus di panjang lebarkan?
jawabannya adalah sebisa mungkin diperkecil

waspada kebanyakan memberi janji

0 komentar
Assalamu'alaikum 
Sobat blogger gimana kabarnya di hari yang cerah ini
mungkin ada yang lagi belajar di sekolah, ada yang lagi kerja dan lain sebagainya
mungkin di antara sebagian sobat blogger ada yang pernah mendengar istilah "Tong Kosong Nyaring Bunyinya" benar istilah itu bisa dikaitkan dengan orang yang banyak memberi janji akan tetapi tidak di realitaskan alias tidak ada pembuktiannya alias hanya mengobral kata saja
seperti kalau akan mencalonkan bupati akan memberi janji merenovasi sekolah misal
akan tetapi buktinya hanya beberapa sekolah saja yang di renovasi
dan bila seorang pimpinan disebuah kampus akan memberi janji mengirim file ujian via email akan tetapi ketika mahasiswa membuka email file ujian yang katanya mau dikirim via email belum juga masuk dan itu sama saja dengan memberi janji
dan Allah berfirman di dalam Al-Qur'an
"وَإِذْ أَخَذْنَا مِيْثَقَكُمْ لاَتَسفِكُونَ دِمَآءَكُمْ وَلاَ تُخْرِجُونَ أَنْفُسَكُمْ مِّنْ دِيَرِكُمْ ثُمَّ أَقْرَرْتُمْ وَأَنْتُمْ تَشْهَدُونَ"

"Dan (ingatlah), ketika Kami mengambil janji dari kamu (yaitu): kamu tidak akan menumpahkan darahmu (membunuh orang), dan kamu tidak akan mengusir dirimu (saudaramu sebangsa) dari kampung halamanmu, dan kamu berikrar (akan memenuhinya) sedang kamu mempersaksikannya"
(Q.S Al-Baqarah : 84)

belajar bersahabat dengan buku

2 komentar
Assalamu'alaikum Warah Matullahi Wabarakaatuh
Sobat blogger mungkin bagi yang sedang goes to school biasanya identik bukan saja dengan seragam, banyak teman dan juga tugas dari para guru akan tetapi buku juga merupakan identik tapi bukan saja bagi anak-anak sekolah, para pebisnispun juga tidak bisa jauh dari barang yang isinya berlembar-lembar kertas ini ya' buku bisa menjadi sahabat yang pas ketika sedang kerja, sekolah ataupun aktifitas yang lainnya.
didalam buku kita tidak hanya dituntut harus bisa menulis melainkan juga dituntut untuk bisa membaca agar kedepan kita bisa membaca keadaan yang ada di sekitar kita
Allah berfirman
"اقْرَأْ باِسْمِ رَبِّكَ الَّذِ خَلَقَ خَلَقَ الإِْ نْسَنَ مِنْ عَلَقٍ اِقْرَأْ وَرَبًّكَ الأَْكْرَمُ الَّذِعَلَّمَ باِلْقَلَمِ عَلَّمَ الإِْنْسَنَ مَالَمْ يَعْلَمْ"

Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan,
Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah
Bacalah, dan Tuhanmulah yang Maha pemurah
yang mengajar (manusia) dengan perantara kalam 
Dia mengajar manusia apa yang tidak diketahuinya 
(Q.S Al 'Alaq : 1-5)

Cara belajar anak

1 komentar
Anak merupakan cerminan yang sempurna dari orang tuanya dan terkadang anak justru lebih kreatif daripada ayah atau ibunya.
karena otaknya selalu bertindak lebih cepat daripada ototnya
bila kita pernah mempelajari biologi
anak bila dilihat dari perilaku antara
perilaku motorik dan perilaku kognitif
justru yang lebih cepat berkembang adalah perilaku motorik
akan tetapi dilihat dari segi inisiatifnya yang berkembang adalah perilaku kognitifnya oleh karena itu
usia emas otak anak manusia cenderung lebih cepat bertambah dari pada usia otot manusia
oleh karena itu alasan dari sebuah pertanyaan mengapa anak lebih kreatif dari pada ayah atau ibunya
dan Rasulullah sendiri pernah bersabda
"Setiap anak dilahirkan dalam keadaan fitrah hanya saja kedua orang tuanyalah
yang menjadikannya beragama Yahudi, Nasrani atau Majusi"

Merasa benar sendiri vs ada benarnya

2 komentar
Assalamu'alaikum Warah Matullahi Wa barakaatuh
kalau di postingan sebelumnya aku pernah membahas kalau manusia itu tempatnya salah dan lupa
nah bagaimana kalau manusia itu merasa benar sendiri, merasa di atas dan sebagainya
mungkin di benak kita ada sedikit tanda tanya "manusia seperti apa itu kok merasa benar sendiri?" padahal didalam menciptakan Manusia Allah selain menyisipkan 4 catatan di "Lauhul Mahfudz" yang mencatatatkan Jodoh, Rezeki, Hidup dan Matinya Manusia Allah juga menyisipkan pemikiran tentang benar dan salah
bila ada manusia yang merasa benar sendiri diberi nasehat malah mengatakan "kamu itu jangan sok ngajari aku" Astaghfirullahal'adziim itulah manusia yang hina dihadapan Allah kelak akan tetapi kalau ada manusia yang meminta nasehat ketika merasa serba salah didepan sesama manusia dan di hadapan Allah maka itulah manusia yang benar dihadapan Allah
Firman Allah  
"قُلْ إِنْكَانَتْ لَكُمُ الدَّارُالأَْخِرَةُ عِنْدَاللهِ خَالِصَةً مِّن دُونِ النَّاسِ فَتَمَنَّوُا الْمَوْتَ إِنْكُنْتُمْ صَدِقِيْن "

Katakanlah : "Jika kamu (menganggap bahwa) kampung akhirat (surga) itu khusus untukmu di sisi Allah dan bukan untuk orang lain maka inginilah kematian(mu), jika kamu benar
(Q.S Al-Baqarah : 94)

Manusia tempat salah dan lupa

0 komentar
Allah menciptakan manusia itu lengkap tanpa ada yang tersisa satupun baik organ dalam maupun organ luar sungguh Allah Maha Kuasa
dan Allah berfirman
"لَقَدْ خَلقْنَا  الْإِنسَنَ فِى أَحْسَنِ تَقْوِيْمٍ"

"Sesungguhnya kami menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya"
(Q.S At-Tiin :4)

membangun mental bertanggung jawab

0 komentar
mungkin di antara kita sudah pernah mendengar
hadits dari Nabi Muhammad S.A.W tentang pertanggung jawaban kita kepada Allah S.W.T
yang bunyinya
"setiap anak adam akan ditanya oleh Allah tentang apa yang mereka pertanggung jawabkan"
maka mengapa setiap kita (umat manusia) di beri beban tanggung jawab
salah satu jawabannya adalah ketika nanti di Padang Mahsyar Allah menanyai kita tentang apa yang kita pertanggung jawabkan
dan salah satu dari kita juga akan mengemban amanah tanggung jawab
jadi melatih disiplin merupakan salah satu bagian dari membangun mental bertanggung jawab
dan membangun mental bertanggung jawab bukan saja dengan melatih disiplin
ada banyak fasilitas Allah yang bisa dipakai untuk belajar bertanggung jawab
Nabi SAW telah bersabda
"setiap anak adam akan memikul beban tanggung jawab tinggal seberapa besar kesanggupan mereka mempertanggung jawabkannya kepada Allah"

Banyak lupa vs banyak mengingat

0 komentar
mungkin teman-teman sudah sering mendengar istilah
"banyak baca banyak lupa
sedikit baca sedikit lupa
gak pernah baca gak pernah lupa"
mungkin istilah di atas belum tentu ada di realita kehidupan kita
walaupun ada tapi ada sedikit kejadian diatas
akan tetapi yang sering terjadi adalah

pentingnya berkomunikasi dengan sesama manusia (antarpersonal)

0 komentar
bila di kuliah kita sudah mempelajari komunikasi antar personal maka berikut ini adalah pentingnya berkomunikasi antar personal karena Allah menciptakan kita tidak sendirian melainkan berbangsa-bangsa dan bersuku-suku
seperti potongan lagu laskar cinta chapter 2 "bukankan kita memang tercipta laki-laki dan wanita dan menjadi suku-suku dan bangsa-bangsa yang pasti berbeda" disitu bisa kita lihat bahwa sebelum kita Allah telah menciptakan Bapak umat manusia di Surga yaitu Nabi Adam A.S beserta istri beliau Siti Hawa dimana ketika Nabi Adam dan Siti Hawa diturunkan didunia ini (bumi) maka kemudian mereka menikah lalu memiliki putra dari situ beliau berdua memiliki cucu dan sampai memiliki cicit dan kemudian adanya kita sampai detik ini.
dan Allah telah berfirman

وَلاَ تُصَعِّرْ خَدَّكَ لِنَّاسِ وَلاَتَمْشِ فِي الْأَرْضِ مَرَ حًا إِنَّ اللهَ لايُحِبٌّ كُلَّ مُخْتَا لٍ فَخُورٍ


"Dan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia (karena sombong) dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri."
(Q.S Luqman : 18)

Sudah Siapkah Kita Untuk Bekerja?

0 komentar
Assalamu'alaikum Warah Matullahi Wabara Kaatuh
Sobat blogger gimana kabarnya pagi ini yang pasti ada yang sudah siap "Goes To School" dan ada juga yang sudah siap "Goes To Office To Work" yang jelas istilah diatas tergantung dari segi mana kesiapan kita menjelang usia siap kerja.
dan mungkin sobat blogger pernah terlintas dipikiran tentang pertanyaan "sudah siapkah kita untuk bekerja?"
tapi bagi kita yang ingin berdikari dan siap untuk mandiri mungkin pertanyaan tersebut bisa dijadikan acuan untuk bekerja dimana dan sebagai apa? dan persyaratan yang diperlukan apa saja? boleh jadi bila persyaratan yang kita ajukan lengkap dan punya mental dan skill yang tangguh mungkin pihak manajemen tempat kita bekerja akan mentrainer kita selama waktu yang sudah ditentukan dan bila hasil trainer kita

Pilihan antara ta'aruf dan pacaran

0 komentar
Di dalam Islam istilah pacaran biasanya identik dengan hal-hal yang bersifat negatif seperti perselingkuhan, zina dan lain sebagainya padahal didalam Islam sendiri sudah memberi keringanan kepada umat-umatnya untuk senantiasa ta'aruf atau berkenalan baik laki-laki maupun perempuan yang belum resmi menikah baik resmi secara agama maupun kenegaraan.
dan Islam sendiri menganjurkan agar selalu menjaga jarak ketika berkenalan dengan laki-laki maupun perempuan yang muhrimnya karena bila tidak bisa menjaga jarak kemungkinan yang terjadi adalah melakukan zina dan lain sebagainya
 
BloggerTheme by BloggerThemes | Design by 9thsphere