Pages

09/08/12

Wahyu yang pertama kali di turunkan kepada Rasulullah SAW

sobat blogger mungkin pernah mendengar bahwa wahyu yang pertama kali turun kepada Rasulullah adalah berupa perintah-perintah Allah akan tetapi wahyu dari Allah yang diturunkan langsung kepada Rasululllah melalui perantara Malaikat Jibril As bukanlah wahyu yang berupa perintah akan tetapi berupa Ayat-ayat Al-Qur'an dimana pertama kali diturunkan kepada Rasulullah saat itu Rasulullah sedang  berkhalwat/menyendiri di Gua Hira tepat pada tanggal 17 Romadhon atau pada tanggal 6 Agustus
dan inilah ayat yang pertama kali di ajarkan oleh Malaikat Jibril As kepada Rasulullah
إِقْرَأْ بِسْمِ رَبِّكَ الَّذِ خَلَقْ

خَلَقَ الأِْنْسَنَ مِنْ عَلَقٍ

إِقْرَأْ وَرَبُّكَ الأَْكْرَمُ

اَلَّذِى عَلَّمَ بِا لْقَلَمِِ

عَلَّمَ الأِْنْسَنَ مَالَمْ يَعْلَمْ
" Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang menciptakan,
Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah
Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Maha Pemurah,
Yang mengajar (manusia) dengan perantara kalam 
Dia mengajar manusia apa yang tidak diketahuinya"
(QS Al-'Alaq : 1-5) 
setelah mendapatkan wahyu yang berupa ayat diatas Rasulullah mendapat perintah dari Allah untuk segera berdakwah secara terang-terangan dan seketika itu semakin banyak pula yang mengikuti jejak Rasulullah untuk beriman kepada Allah
dan ketika Allah menurunkan wahyu yang berupa ayat yang selanjutnya Rasulullah ketika itu berkhalwat untuk yang kedua kalinya Rasulullah gemetar dan merasa ketakutan akan tetapi Malaikat Jibril langsung mengucapkan "jangan takut wahai muhammad" sebanyak 3 kali
dan ketika itu ayat yang turun 
يَآأَيُّهَا الْمُدَّثِرُ
قُمْ فَأَنْذِرْ

وَرَبُّكَ فَكَبِّرْ

وَثِيَابَكَ فَطَهِّرْ

وَالرُّجْزَفَاهْجُرْ

وَلاَ تَمْنُن تَسْتَكْثِرْ

وَلِرَبِّكَ فَاصْبِرْ

فَإِذَا نُقِرَفِى النَّاقُورْ

فَذَالِكَ يَوْمَئِذٍ يَوْمٌ عَسِيرٌ
" hai orang yang berselimut 
bangunlah, lalu berilah peringatan
dan Tuhanmu,  Agungkanlah
dan pakaianmu bersihkanlah
dan perbuatan dosa tinggalkanlah
dan janganlah kamu memberi (dengan maksud) memperoleh (balasan) yang lebih banyak
dan untuk (memenuhi perintah) Tuhanmu bersabarlah
apabila di tiup sangkakala
maka waktu itu adalah waku (datangnya) hari yang sulit"
(Q.S Al-Mudatsir : 1-9)


setelah turunnya wahyu yang kedua itu Rasulullah pun menjalankan dakwah dengan jalan terang-terangan akan tetapi tidak ada pemaksaan maupun keterpaksaan 
dan ketika Rasulullah membacakan ayat yang pertama di atas maka banyak dari sebagian orang-orang beriman yang ragu dengan datangnya kitab Qur'an dan meragukan apa yang telah di ucapkan oleh Rasulullah 
padahal bagi kita yang tebal imannya apa yang di ucapkan oleh Rasulullah adalah benar dan itu adalah sunah Rasulullah 
di dalam hadits Rasulullah bersabda yang artinya sebagai berikut 
"Tinggalkan apa yang meragukanmu kerjakan apa yang tidak meragukanmu
sesungguhnya kebenaran membawa ketenangan dan dusta itu menimbulkan keraguan"
(HR Tirmidzi)
mengingat apa yang di sampaikan oleh Rasulullah waktu itu adalah untuk mempertebal keimanan orang-orang yang imannya masih tipis
dan untuk menjawab keraguan mereka Allah telah berfirman dalam Surat Al-Baqarah ayat 1-5 
الم 
ذالِكَ لْكِتَبُ لاَرَيْبَ فِيْهِ هُدًى لِّلْمُتَّقِيْن 
اَلَّذِ يْنَ يُؤْمِنُوْنَ بِالْغَيْبِ وَيْقِمُونَ الصَّلَوةَ وَ مِمَّا رَزَقْنَهُمْ يُنْفِقُونَ
وَلَّذِيْنَ يُؤْمِنُونَ بِمآ أُنْزِلَ إِلَيْكَ وَمَآ أُنْزِلَ مِنْ قَبْلِكَ وَبِالأَْخِرَةِ هُمْ يُو قِنُونَ
أُولَئِكَ عَلَى هُدَى مِنْ رَّبِّهِمْ وَأُلَئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ
"Alif laam miim
Kitab (Al-Qur'an) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertaqwa
(Yaitu) mereka yang beriman kepada yang ghaib yang mendirikan shalat dan menafkahkan sebagian rezeki yang Kami anugrahkan kepada mereka
dan mereka yang beriman kepada kitab (Al-Qru'an) yang telah diturunkan kepadamu dan kitab-kitab yang telah diturunkan sebelummu serta mereka yakin akan adanya (kehidupan) akhirat
mereka itulah yang tetap mendapatkan petunjuk dari Tuhan mereka dan merekalah orang-orang yang beruntung"
(Q.S Al-Baqarah : 1-5)
dan dari itu Allah telah meyakinkan Rasulullah bahwa suatu saat iman mereka yang masih tipis akan benar-benar tebal

0 komentar:

Poskan Komentar

 
 
Blogger Templates